Wednesday, January 5, 2011

Saran untuk mengontrol keuangan anda di 2011

Manajemen keuangan pribadi bukanlah ilmu tentang roket yang sulit dimengerti. Manajemen keuangan pribadi lebih terkait dengan motivasi dan kedisiplinan sesorang dalam mengendalikan perilakunya dalam masalah keuangan. Karena itu, tulisan yang saya kutip dibawah ini banyak kesamaannya dengan tulisan saya sebelumnya. Ada beberapa saran baru yang saya rasa bagus dan masuk akal, serta cocok untuk diterapkan di Indonesia. Berikut ini beberapa langkah sederhana namun efektif untuk membangun keuangan masa depan yang lebih baik.


Langkah 1: Tetapkan tujuan keuangan

Jalan menuju kesejahteraan atau kekayaan didasarkan pada penentuan tujuan yang jelas. Jika Anda tidak tahu mengapa anda melakukan ini--mengapa Anda membuat pengorbanan, mengapa Anda bekerja keras-anda akan gampang gagal. Tetapi jika Anda menetapkan tujuan, hal tersebut dapat membantu memandu Anda mencapainya meskipun ketika keadaan menjadi sulit. Ketika Anda harus membuat keputusan, tujuan dapat membantu Anda tetap fokus pada apa yang penting.

Agar tujuan untuk menjadi efektif, tujuan tersebut harus bersifat pribadi. Tujuan harus merupakan sesuatu yang berarti bagi Anda. Sekarang, salah satu tujuan saya adalah  menghemat uang untuk biaya sekolah S2 anak. Beberapa tahun yang lalu, tujuan saya adalah untuk menyimpan untuk beli rumah hari tua. Sebelum itu, tujuan saya adalah untuk membiayai anak sekolah S1.

Untuk menjaga agar anda tetap fokus pada tujuan, Anda dapat menggunakan alat alat berbasis web Joe's Goals, StickK, atau 43 Things.

Cara terbaik untuk menangani masalah adalah memiliki rencana sebelum hal tersebut terjadi.

Langkah 2: Lacak setiap rupiah yang Anda habiskan

Para penulis dari Your Money or Your Life mendorong pembaca untuk "melacak setiap rupiah  yang datang atau pergi dari hidup Anda." Inilah cara terbaik untuk menjadi sadar tentang bagaimana uang anda benar-benar datang dan pergi dalam hidup Anda, bukan menurut apa yang anda pikirkan.  Ini adalah langkah yang entah bagaimana membuat dampak terbesar.

Tidak peduli bagaimana Anda melacak pengeluaran Anda, yang paling penting adalah untuk benar benar melakukannya.
Langkah # 3: Membuat  anggaran

Setelah anda sudah melacak pengeluaran anda selama beberapa minggu (atau bulan), gunakan data yang telah anda kumpulkan untuk menyusun anggaran. Menurut buku The Millionaire Next Door, penganggaran adalah satu hal yang menjadi salah satu kebiasaan orang kaya , 55% dari jutawan Amerika membuat dan menerapkan anggaran.

Banyak orang gagal untuk menjalankan anggaran karena berbagai alasan, seperti:  membosankan, kita tidak  membutuhkannya, atau kita tidak tahu bagaimana caranya. Tapi tindakan sederhana ini dapat memberikan peta jalan untuk mengelola uang Anda.
Ada berbagai metode penganggaran yang dapat anda pilih, mulai dari three steps budget dari Andrew Tobias  hingga  60% anggaran. Andrew Tobias menyarankan kita untuk melakukan 3 langkah: (a) buang kartu krdeit anda, (b) investasikan 20% pendapatan anda, dan (c) hidup dengan 80% dari pendapatan, apapun yang terjadi.

Elizabeth Warren menyarankan formula seimbang, yaitu gunakan 50% pendapatan untuk kebutuhan hidup (makan, minum, sekolah, dll), 20% tabungan, dan sisanya untuk memenuhi keinginan (sepeda motor, rokok, HP, dll).  Sederhana namun efektif.
Penting untuk diingat! Jangan menghabiskan lebih dari yang Anda peroleh. Jangan besar pasak dari pada tiang. Ini kunci utama "personal finance". Lho kok bisa, mengkonsumsi melebihi gaji per bulan?  ya bisa karena kita berhutang.

Jangan besar pasak dari tiang adalah keterampilan dasar pengelolaan uang. Ini hanya suatu common sense, namun banyak orang tidak pernah belajar untuk melakukannya. Hanya dengan mengontrol agar pengeluaran lebih kecil dari yang Anda peroleh (pendapatan), anda dapat berharap untuk membangun kekayaan. Hal tersebut lebih mudah dilakukan jika Anda melacak pengeluaran Anda dan menyusun anggaran.  Bahkan jika anda hanya melakukan hal ini, saja yaitu tidak  hidup melebihi pendapatan, tanpa melaukan apa-apa yang lain yang tertulis dalam daftar ini,  anda sudah lebih baik dari teman-teman Anda yang sering berhutang.

Langkah # 4: Review rekening anda

Setidaknya sekali setiap tahun, Anda harus meninjau kontrak dan perjanjian Anda dengan berbagai bank dan penyedia layanan. Ini juga adalah waktu yang tepat untuk meninjau rekening keuangan untuk memastikan semuanya masih sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Baca perjanjian kartu kredit Anda dan memastikan bahwa Anda memahami segala sesuatunya. (Jika anda tidak paham, ajukan pertanyaan.) Ketika saya membaca perjanjian saya sendiri, saya  menghubungi layanan customer service dan meminta klarifikasi. Tahun lalu saya hentikan pembayaran credit shield yang katanya akan menutup hutang kartu kredit kalau kita bangkrut. Menurut ahli keuangan, fasilitas itu tidak perlu dan hanya pemborosan saja.
  • Kita memiliki kecenderungan untuk tetap membayar  layanan yang selama ini kita punya, apakah itu dengan telepon seluler, listrik, atau keanggotaan fitness. Sekarang adalah waktu yang baik untuk mengcek  untuk memastikan bahwa Anda hanya membayar untuk apa yang Anda butuhkan. Saya tinggal di luar negeri, tapi bank otomatis membayar nomer telpon prabayar saya. Saya minta bank untuk menutup nomer tersebut.
  • Review asuransi Anda. Apakah Anda memiliki asuransi dengan tiga perusahaan yang berbeda Gabungkan asuransi di satu tempat. Memeriksa deductibles pada asuransi mobil dan asuransi rumah. Apakah deductibles terlalu rendah? Anda mampu untuk membesarkan deductibles tersebut dan "self-insure" pertama hingga kerusakan mencapai  Rp 10 jt? Dan apakah cakupan tanggungan asuransi sudah  cukup tinggi ?
kegiatan di langkat nomer 4 ini mungkin membosankan, tapi penting.

Langkah # 5: Usahakan keluar dari hutang

Apakah anda sedang berjuang di bawah himpitan beban berat utang dari kartu kredit? Jadikan ini sebagai prioritas untuk menutupnya pada tahun 2010.
Jika Anda memiliki disiplin mental tinggi, Anda dapat lakukan itu dengan menghemat uang dan pakai uang tersebut untuk membayar utang dengan bunga tertinggi sebagai prioritas pertama. Konsentrasikan untuk melunasi hutang dengan bunga tertinggi dulu, baru ke hutang dengan bunga yang lebih rendah.

Tetapi jika Anda telah mencoba metode tersebut sebelumnya dan gagal, coba gunakan metode pembayaran utang model bola salju. Bayar utang Anda dimulai dengan hutang yang terkecil dulu. Berikut ini caranya (bila anda mempunyai hutang dari beberapa sumber):
1.Urutkan utang Anda dari hutang terkecil ke hutang terbesar.
2.Tetapkan sejumlah uang untuk membayar utang anda setiap bulannya.
3.Bayar cicilan minimum pada semua utang kecuali  hutang terkecil anda .
4.Gunakan setiap rupiah yang ada untuk menutup utang terkecil tersebut.
5.Ketika utang terkecil tersebut sudah lunas, jangan mengurangi jumlah uang bulanan yang digunakan untuk membayar utang, tetapi pakai semua uang anda tersebut untuk menutup utang terkecil berikutnya.

Model pembayaran bola salju  memberikan hadiah psikologis yang menyenangkan, menjaga Anda tetap termotivasi untuk terus berjuang membayar hutang. Secara matematis tidak ideal, tetapi bisa berhasil untuk kebanyakan orang . Namun yang paling penting, usaha terus, jangan menyerah.

Langkah # 6: Mulai menyiapkan dana darurat



Bila semuanya berjalan dengan mulus, hidup tanpa dana cadangan darurat memang baik naik saja. Tapi bila tiba tiba anak atau istri harus masuk RS, dan anda tidak punya uang di tabungan, anda akan kelabakan. Mulai sekarang, siapkan dana darurat. Ahli menyarankan diperlukan dana cadangan darurat sekitar 3-6 bulan biaya hidup bulanan. Mengingat adanya inflasi, sehingga nilai uang selalu turun (baik rupiah maupun dolar), mungkin ada baiknya bila anda menyimpan dana cadangan ini dalam bentuk emas. Harga tidak akan jatuh dan cukup mudah diuangkan. Bila anda berminat lebih jauh tentang emas, silahkan kunjungi http://www.geraidinar.com/.

Langkah # 7: Siapkan dana pensiun Anda

Jika Anda masih muda, Anda mungkin tidak berpikir Anda harus mulai membuka rekening pensiun. Pengalaman banyak orang membuktikan bahwa hal tersebut salah. Tidak peduli berapa umur anda  sekarang saatnya untuk mulai menabung untuk pensiun.

Dalam mempersiapkan dana pensiun, kita harus hati hati. Uang kertas (baik rupiah maupun dolar) selalu termakan inflasi. Bila anda masih muda, ada baiknya bila anda menanam uang anda di sektor riil. Bikin bisnis. Sayangnya, ini tidak gampang. Nah selalgi muda, coba pelajari bidang apa yang bisa anda terjuni.
Langkah # 8 : Otomatisasi manajemen keuangan Anda

Sekarang banyak transaksi bisa dilakukan secara otomatis oleh bank. Sejak beberapa tahun yang lalu, saya setiap bulan selalu menutup lunas seluruh tagihan kartu kredit (sebagian besar hanya biaya telpon Skype yang hanya beberapa Euro per bulan) secara otomatis melalui transfer bank. Ketika Anda membuat hal-hal yang otomatis, Anda menghapus unsur manusia, membuatnya lebih sulit bagi Anda untuk mengacaukan hal. Dengan model ini, mau tidak mau, saya tidak pernah menunggak tagihan kartu kredit.

Langkah # 9: Cari  uang tambahan

Anda dapat mencapai beberapa tujuan keuangan Anda dengan mengurangi pengeluaran Anda dan menggunakan alat atau metode yang tepat. Tapi tidak ada cara yang lebih cepat meningkatkan kemajuan Anda tanpa meningkatkan pendapatan. Bagaimana Anda bisa mendapat uang tambahan?
  • Prinsip saya dalam mencari uang tambahan adalah dengan bekerja sebaik-baiknya dan meningkatkan nilai tambah hasil kerja kita. Urusan rezeki, saya serahkan kepada tuhan yang menciptakan kehidupan kita. Saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah keliru dalam mencatat. Bila kita bekerja keras dan hasil kita "bernilai", cepat atau lambat kita akan menerima penghasilan tambahan. Bisa dari sumber yang sama, bisa juga ada lowongan atau pekerjaan lain dengan gaji yang lebih tinggi.
  • Mengambil pekerjaan kedua. Banyak orang menemukan bahwa cara terbaik untuk keluar dari masalah keuangan untuk sementara mengambil pekerjaan kedua. Tak seorang pun ingin bekerja lebih dari 40 jam seminggu, tapi kadang-kadang itulah apa diperlukan untuk keluar dari hutang atau menyimpan uang untuk membeli rumah. Ketika jadi PNS, saya juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di Universitas Swasta.
  • Menggunakan hobi Anda. Sangat mungkin untuk mendapat  uang tambahan melalui hobi. Anda tidak akan menjadi kaya dengan membuat kerajinan, tetapi banyak orang menggunakan hobi secara produktif  untuk mendapatkan  tambahan pendapatan.
  • Jual barang. Jual barang yang tidak diperlukan atau anda inginkan lagi dan uangnya dapat anda pergunakan untuk mengurangi utang.
Langkah # 10: Belajar manajemen keuangan secara mandiri

Pengetahuan adalah kekuatan. Keuangan pribadi tidak harus menjadi misteri. Baca blog keuangan pribadi lain. JD Roth, ahli dibidang personal finance menyarankan kita untuk mengunjungi :

• I will teach you to be rich.

•dan website lain yang banyak tersedia di internet

Semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment