Wednesday, November 17, 2010

Bekas gelandangan yang membantu gelandangan bangkit kembali

Ray Foster, veteran tentara Amerika, pernah kecanduan obat bius dan hidup menggelandang. Setelah keluar dari tentara, dia mulai berkenalan dengan alkohol dan obat bius yang kemudian membawanya hidup bergelandang. Kehidupan di rumah pecandu obat terlarang (drug house)  sangat tidak aman. Dia sering melihat berbagai bentuk kejahatan dan tembakan senjata. Ketika dia berusaha mencari tempat penampungan, ternyata tidak lebih baik dibanding kehidupan di jalanan. Sejak itulah, tertanam dihatinya niat untuk membantu veteran yang menggelandang.
Pada tahun 1994, bersama almarhun Donald Reed, dia mendirikan lembaga swadaya masyarakat Faith*Hope*Love*Charity. Meskipun demikian, baru pada tahun 2000 visinya terealisir dengan berdirinya Rumah Stand Down , sebuah rumah singgah bagi veteran tentara laki laki yang menggelandang. Menurut Naional Coalition for Homeless Veteran (Nasional Koalisi Gelandangan Veteran) dari semua gelandangan yang ada di Amerika, seperempatnya adalah veteran perang. Padahal jumlah veteran perang di masyarakat AS hanya sekitar 10%. Artinya, secara proporsional banyak bekas tentara Amerika yang terpaksa hidup menggelandang. Diperkirakan ada sekitar 100.000 hingga 300.000 veteran yang hidup menggelandang.
Rumah Stand Down memberikan rumah singgah sementara, konseling, bantuan keuangan dan bantuan untuk mendapatkan tunjangan dari kantor veteran. Sejak berdirinya, hingga kini lebih dari 1100 veteran perang Amerika yang telah memanfaatkan jasa pelayanan Rumah Stand Down.

No comments:

Post a Comment