Monday, February 14, 2011

Hasil riset: Pensiunan yang kerja sosial hidup lebih sehat dan lebih lama

Ternyata, kerja sosial atau menjadi relawan tidak hanya bermanfaat bagi yang menerima pelayanan. Kerja sosial, menurut hasil riset, juga memberi dampak positif terhadap orang yang melakukannya.

Sejak 2 dekade terakhir cukup banyak riset yang mempelajari tentang dampak dari kerja sosial terhadap sang relawan. Ringkasan study Health Benefits of Volunteering: a Review of Recent Research yang ringkasannya dapat di download di  http://www.nationalservice.gov/pdf/07_0506_hbr_brief.pdf adalah sebagai berikut:

  1. Relawan yang berusia lanjut (diatas 60 tahun) lebih banyak mendapat manfaat kesehatan dibandingkan relawan yang berusia muda.
  2. Relawan harus melewati "nilai ambang tertentu" sebelum mendapat manfaat kesehatan bagi dirinya sebagai relawan. Seorang relawan harus  melakukan kerja sosial minimal  40 jam per tahun baru akan mendapatkan manfaat kesehatan bagi dirinya.
  3. Kerja sosial cenderung menimbulkan kepuasan hidup yang lebih besar dan menurunkan angka depresi.
  4. Relawan dan kondidi fisik yang baik merupakan sesuatu yang saling memperkuat. Relawan cenderung lebih sehat secara fisik dan fisik yang sehat memudahkan orang untuk jadi relawan.
  5. Bukti nyata menunjukkan bahwa cara terbaik mencegah penurunan kesehatan dimasa depan adalah dengan menjadi relawan.
  6. Seseorang yang menjadi relawan cenderung panjang umur. Studi juga menunjukkan bahwa seorang penderita penyakit khronis mendapat manfaat kesehatan dari kerja sebagai relawan lebih besar dibandingkan dengan hasil dari perawatan kesehatan.
Nah bagi anda yang sudah atau mendekati pensiun, mari kita mulai melakukan kerja sosial jadi relawan.

No comments:

Post a Comment